PROMOSI
Merupakan
kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengadakan
komunikasi dengan pasarnya sehingga dapat mengarahkan seseorang atau
organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran.Bentuk – bentuk Promosi yang dapat dilakukan oleh wirausaha yaitu :
a. Periklanan merupakan promosi ide, barang dan jasa dengan sejumlah biaya oleh sponsor Komunikasi yang dilakukan bersifat misal dan menggunakan media massa seperti: radio, televisi, surat kabar, majalah dsbb. Personal seling merupakan interaksi langsung antar individu untuk menciptakan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan
c. Promosi penjualan merupakan kegiatan promosi dengan menggunakan alat-alat seperti peragaan, pameran, demonstrasi, pemberian contoh produk gratis dll
d. Hubungan Masyarakat dirancang untuk mempengaruhi sikap masyarakat terhadap suatu organisasi, produk dan kebijakannya, kegiatan yang dilakukan biasanya berupa proyek bantuan kemanusiaan dan partisipasi dalam kegiatan social kemasyarakatan. Hal ini sejalan dengan konsep Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkaitan dengan berbagai upaya tanggungjawab social korporasi kepada masyarakat dan lingkungan. Contoh: PT Unilever memiliki program CSR berupa pendampingan terhadap petani kedelai, yang bisa menguntung kedua belah pihak. PT Djarum melaksanakan program CSR dibidang bulutangkis dengan membuat klub, memberikan beasiswa, rutin melaksanakan lomba dan mensponsori kegiatan turnamen bulutangkis baik nasional maupun internasional.e. Publisitas merupakan kegiatan promosi melalui suatu media berisi tentang berita dalam bentuk uraian cerita dan bukan iklan yang singkat disertai gambar.
Negosiasi
Negosiasi adalah
proses tawar menawar dengan jalan perundingan untuk mencapai
kesepakatan bersama antara satu pihak kelompok atau organisasi dan pihak
atau organisasi yang lain.Negosiasi atau perundingan dilakukan karena
beberapa alasan yaitu :1. ada dua pihak atau dua kelompok yang memiliki kepentingan yang sama
2. ada permasalahan yang harus diselesaikan kedua belah pihak dengan itikad yang baik
3. Kedua belah pihak siap mengambil resiko dari hasil kesepakatan yang dilakukan
Strategi bernegosiasi dapat disesuaikan dengan permasalahan yang akan dinegosiasikan, tujuan, pihak-pihak atau siapa yang akan bernegosiasi, situasi dan kondisi serta ada tidaknya pihak penengah dalam melaksanakan negosiasi.
Hasil-hasil perundingan biasanya dibuat secara tertulis dalm bentuk nota kesepahaman atau memo kesepahaman atau memorandum of understanding (Mou) atau dalam bentuk surat perjanjian (letter of agreement)
Beberapa strategi dalam melakukan negosiasi yaitu :
1. strategi menang-menang (win-win solusition)
2. Strategi menang – kalah (win–lose solution)
3. strategi kalah-kalah ( lose–lose solution)
1. Strategi menang-menang (win-win solution)
Pada strategi menang-menang (win-win solution) kedua belah pihak berada pada posisi yang menguntungkan karena dalam perundingan diupayakan menciptakan suasana yang memberikan kesan tidak ada pihak yang kalah dengan mengetengahkan pemberian atau keuntungan yang terbaik secara jujur dan adil.
2. Strategi menang kalah (win-lose solution)
Merupakan strategi yang bertujuan untuk memperoleh kemenangan dengan keinginan untuk mengalahkan pihak lain yang menguntungakan diri sendiri dan merugikan pihak lain. Penggunaan strategi menang-kalah (win-lose solution) tidak dianjurkan karena sering menimbulkan konflik berkepanjangan.
3. Strategi kalah-kalah (lose-lose solution)
Merupakan strategi yang merugikan kedua belah pihak dimana keduanya merupakan pihak yang kalah, karena perundingan cenderung tidak menggunakan akal pikiran yang sehat hanya melampiaskan kemarahan dan emosi sehingga tidak akan dapat mneyelesaikan masalah.
Memilih Saluran dan Jaringan Distribusi
DISTRTIBUSI
Merupakan proses penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen
Proses distribusi ini dapat dilakukan dengan cara :
- Distribusi langsung adalah penyaluran barang atau jasa yang dilakukan oleh produsen langsung kepada konsumen, tanpa melalui perantara
- Distribusi tidak langsung adalah penyaluran barang atau jasa hasil produksi dari produsen ke konsumen melalui perantara terlebih dahulu
- Distribusi semi langsung adalah penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen melalui saluran milik produsen sendiri
Strategi distribusi yang dapat dipilih oleh wirausaha untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar adalah :
- Strategi distribusi intensif adalah distribusi yang menempatkan produk pada banyak retailer atau pengecer diberbagai tempat. Strategi ini sangat cocok untuk produk barang kebutuhan pokok yang dipergunakan sehari-hari dan memiliki permintaan serta tingkat konsumsi yang tinggi, contoh sembako, rokok, sikat gigi, odol deterjen dsb.
- Strategi distribusi selektif adalah strategi menyalurkan produk barang dan jasa pada daerah pemasaran tertentu dengan memilih beberapa distributor atau pengecer pada suatu daerah, contoh produk elektronik, kendaraan bermotor, sepeda, pakaian, buku dan sebagainya.
- Strategi distribusi eksklusif adalah memberikan hak distribusi suatu produk pada satu, dua distributor atau pengecer pada suatu daerah. Barang atau jasa yag ditawarkan adalah barang-barang berkualitas dengan jumlah konsumen yang terbatas. Contoh showroom mobil, factory outlet, minimarket, supermarket, hypermarket
Tidak ada komentar:
Posting Komentar